RENUNGAN

sehelai nafas berbentuk sebuah hening,
tak terurai dengan tetes benih munggil
yang mencerca pagi senja di keheningan embun pagi
secercai benih luka, yang tak tersentuh bagai embun senja,
membekukan keindahan renungan logika, yang melekat saat hati mulai menderitak
berhentilah sejenak, mersakan logika yang harus kau abaikan
merenunglah sejenak., merasakan renungan yang harus kau ungkapkan
KARNA ITU ADALAH KEBAIKAN SENJA

Posting Komentar
Posting Komentar