0


Lembah barera
lembah barera


Semua kehidupan di bumi ini tidak terlepas dari kesibukan yang melelahkan, meskipun melelahkan namun menyenangkan. Terkadang hidup harus mengalami pasang surutnya kehidupan bahkan semua harus terhempas ke dasar dan melepas landas untuk mencari makna  kehidupan sebenarnya yang telah di titipkan Tuhan pada Kita.
Kehidupan inilah yang membawa setiap manusia untuk lebih dekat dan dapat berbicara pada Tuhan melalui doa, dan hanya dengan doa, manusia dapat menyampaikan keluh kesahnya pada Tuhan untuk mampu menghadapi kehidupan yang dialaminya.
TANGIS DARI LEMBA BRERA
Ajon seorang pemudan yang tidak tahu asal-usulnya bahkan ayah dan ibunyapun ia tidak tau, saat kecil ia di titipkan kerumah-rumah  untuk jadi pekerja, hingga ia besar bahkan dalam kehidupanya ajon di kenal sebagai pembantu dapur.
Suatu saat istana mengadakan pertandingan memasak yang di ikuti dari seluruh masyarakat, salah satunya desa Lenra, yaitu desa tempat tinggal ajon, sehingga pada saat itu ajon di terpilih dari desanya untuk mengiikut pertandingan tersebut. pertandingan itupun di adakan terbuka di lapangan istana sehingga seluruh masyarakat dapat menyaksikan berlangsungnya pertandingan Dan akhir pertandingan itu ajonlah yang terpilh menjadi pemenang, hingga saat itu ajon menjadi pelayan istana. Kehidupanyapun berubah derastis, ia menjadi terkenal di seluruh masayarakat.
Suatu hari karena masakanya yang begitu melejatkan ajonpun di udang untuk ikut masuk ke dalam ruang makan istana, untuk menerima pujian dari sang raja dan saat itulah ajon tercengang melihat kecantikan tuan putri quikri, putri sulung sang raja. Tuan putri quikri sangat di kenal masyarakatan karna keramahan, kebaikan, keadilan dan kecantikanya.
Semanjak saat itulah ajon dan tuan putri Quikri sering bertemu dan saling mengenal satu sama lainya bahkan tuan putri quikripun mengenalkan ajon dekat dengan Tuhan, hingga ajon percaya dan meyakini ke hadiran tuhan di hidupnya.
Haridemi haripun terus belanjut hingga ajonpun merasakan semakin besarnya cinta yang di rasakan hingga ia harus merenungkanya sepanjang waktu, dan gejolak hatinya membuat ia semakin kuat dan pintar dalam hal memasak, dan ajonpun bertekat menetapkan hatinya untuk mengatakan cinta pada tuan putri Quikri.
 Memang semua tak semudah yang di harapkan ajon, karena tuan putri Quikri akan di tunangkan dengan putra dari kerjaan Traung, sehingga suatu hari ajon menemui tuan putri  ditaman dengan alasan menghindangkan makanan untuk tuan Putri.
Ajonpun menyatakan perasaanya, awalnya ajon merasa takut dan meminta maaf pada tuan putri Quikri, akan tetapi tuan putri Quikri tersenyum dan memandanginya, hingga ajon tertunduk dan berlutuh di hadapan tuan putri Qukry untuk minta maaf atas kelancangan dan ketidak tahuan derajat dirinya. Akan tetapi tuan putri menerima cintanya, bahkan iapun terpesona atas dirinya.
Akan tetapi Kebahagian sehari itupun begitu cepat berlalu, hingga kabar angin itu terbisik kepada sang raja, sang rajapun murkah hingga berencana membunuh ajon, mendengar kabar tersebut tuan putri quikri menemui ajon dan menyuruhnyan segera meninggalkan istana, akn tetapi ajon mempertanyakan lagi cinta tuan putri, apakah ia benar-benar mencintainya, jika memang tuan putri tidak mencintainya ia rela di bunuh oleh sang raja, tetapi jika tua putri mencintainya tuan putri harus pergi bersamanya. Tuan putri quikripun bingun akan keputusan tersebut ia ketakukan, ajonpun membuka pintu dan sudah relah di hukum mati oleh sang raja, dengan meneteskan air mata ajonpun mengucapkan terimakasih kepada tuan putri atas cinta yang sudah di berikanya.
Tuan putri Quikrypun bingung dan menangis karna ia sangat mencintai ajon, iapun berusaha menghilangkan rasa takunya dan berlari menemui ajon dan memeluknya sambil mengajaknya lari meninggalkan istana.
Mendengar kabar bahwa prajurit tidak berhasil menemukan mereka, tuan rajapun murkah dan mengarahkan prajuritnya untuk membawa ajon hidup maupun mati dan Sang rajapun memberi pengumuman kepada masyarakat luas, “sipaya yang bisa menemukan merika diberikan hadiah sebesar-besarnya dan menjadi keluarga kerajaan”. Medengar berita itu Semua orangpun bahagia dan semangat berusaha mencarinya, akan tetapi tak satupun berhasil menemukan mereka.
Quikri dan ajonpun tersesat di hutan hinga tiba-tiba mereka menemukan jalan buntuh yang di kelilingi batuan yang semak dan seekor harimau. merekapun ketakutan dan berlahan-lahan mudur, tiba-tiba harimauitun menerkam dan mereka tiba-tiba terjatuh kedalam jurunghingga harimau itun ikut terjatuh tetapi harmau itu selamat dan kembali lagi ke atas.
Qukripun terbentur kebatubatuan sehingga  darah mengeyelimuti seluruh tubuhnya. Melihat itu ajonpun segera bergegas  memeluknya dan berusaha membangunkanya, sekuat tenaga dan sekuatnya-kuatnya ajon berteriak menangis, ia merasa bersalah dan menyesali semuanya karenanya orang yang di cintainya menjadi seperti ini. Ia memeluknya erat-erat sambil air matanya bercucuran berjatuhan membasahi wajah quikri. Ajon belum mampu merelakan semuanya, ia terus menangsi memeluki qukri hingga salah satu tetesan air matanya jatuh memasuki lubang hidung quikri yang membuat qukri tersentak dan terbangun dengan kedua kelopak matanya, melihat ajon quikripun tersenyum dan menghapus air matanya.
Di lembah itu Ajon dan Quikripun berjanji untuk hidup dan semati hingga  mereka membentuk keluarga baru dan mereka memberi nama lembah itu lembah Barera, merekapun hidup bahagia, hingga  Quikri mengandung.
Suatu malam hujan turun deras bercampur petir yang menyala-nyala mendempar kesana kemari, hingga qukri terbangun dari tidurnya dan berniat menutup jendela yang telah menghempas-hempas rumahnya, di saat hendak menutup jendela quikripun tergelincir dan terjatuh dari jendela berguling-guling hingga ketepi sungai.
 mendengar suara itu ajonpun terbangun dan melihat di sampingya bahwa istrinya tidak bersamanya, iapun bergegas  berlari sambil memangil-mangil nama istrnya.
Tiba-tiba ajon melihat banyak darah berserakan, iapun menangis ketakutan, ia kwhatir sesuatu terjadi pada istrinya hingga mengikuti bercak-bercak darah itu yang menuntun ke istrinya yang sedang hampir terhanyut oleh sungai.
Ajonpun segera bergegas menolong sambil memangil-mangil istrinya hingga mengendongnya dan membawanya dalam rumah, tiba-tiba ia berpesan supaya ia menjaga dan membesarkan anak-anaknya dengan baik, dan quikripun melahirkan 3 anak kembar saat itu lalui ia menhembuskan nafas terahirnya.
Hariitupun terus berlalu Ajonpun melaluinya dengan penuh duka, akan tetapi ia selalu di tegarkan saat mengunjungi makam istri yang di sayanginya dan melihat ketiga anaknya yang semakin tumbuh. ia merawat ke 3 anaknya dengan baik sesuai dengan pesan istrinya, dan anaknya di berina nama, Ryro, aukri dan Sryra, ketiga-tiganya adalah lelaki.
Semenjak kecil Ajon selalu mengajari mereka untuk selalu taat dan patuh padanya dan dalam segala kesibukan hal apapun harus selalu kuat dan tabah dan mengerjakanya sepenuh hati, hingga kata-kata itupun tertanam di hati  mereka.
17 TAHUN KEMUDIAN

Ryro, Aukri dan Sryra memiliki kesenangan dan hobby masing-masing yang sangat berbeda sehingga saaat pajar mentari telah tiba mereka dengan sekejapnya menghilang entah kemana-mana. Ryro dan menembak, sehingga ia senang berburu, Aukry senang berenang, memanjat dan senang melopat dari phon ke pohon, dan Sryra senang berlari dan bergaul dengan hewan-hewan akan tetapi mereka bertiga sama-sama memiliki kesenangan dalam saat bekerjasama saat di dapur dan membangun istana kecil untuh ayah mereka.
Suatu senja Ajon duduk termenungh, di dalam hatinya ia berdoa “ Tuhan apa yang harus ku perbuat untuk anak-anakku ini yang telah tumbuh dewasa, aku takut mereka jauh dari apa yang saya harapkan. ”
Sudah senja Ryra, Aukry dan Sryra belum kunjung pulang-pulang, ajon merasa kwhatir dengan ketidak pulangan mereka, sehingga ajon gelisah dengan.
Sudah hampir lama ajon duduk menunggu di terasa rumah bahkan 3 cangkir kopi telah habis di buatnya, hingga tengah malampun tiba, ke 3 putranya buru pulang menunjukkan senyumnya. Ajon merasa kesal akan tetapi ketika ia melihat putranya tertunduk, rasa kesalnya hilang dan menyediakan mereka makanan, pada saat makanitulah ajon berencana mengajak anak-anaknya besok pagi untuk berangkat ke istana, di mana yang pernah telah di janjikan istrinya sebelum bahwa kelak besar nanti, anaknya harus di perkenalkan dengan lingkungan yang sudah seharusnya, Ke 3 anaknyapun merasa gembira
Ke esokan harinya ajon dan anak-anaknya berangkat meninggalkan istana kecil mereka, perjalanan ke istana membutuhkan waktu sekitar 2 hari, di dalam perjalanan, saat ajon merasa lelah anak-anaknya mengendong secara bergantian sehingga waktu menuju istana yang di perlukan mereka hanya 1 ½ hari. Tibalah di pemukiman rakyat, ryra, aukry dan sryra tercengang melihat keramaian yang terjadi di gerbang istana tersebut, pernak pernik dan kemegahan yang sedang di pertunjukkan disana sini, hingga ryra, aukry dan sryra tercengang membisuh melihat kemegahan tersebut dan orang-orangpun heran melihat mereka. ajo bertanya kepada pedagang yang ada di sekitarnya, ternyata kemegahan itu dalam rangka menyambut percodohan putra tunggal sang raja yang saat ini di duduki raja Brista dari saudara Quikri yang pertama.
Rombongan itupun tiba di gerbang istana dengan kedatangan 3 kerajaan dengan putri-putri kerajaan mereka, di sambut dengan dayang-dayang istana dan dayang-dayang kerajaan yang datang yang seksi-seksi. ryra , aukry dan sryra tercengang melihat kecantikan wanita-wanita tersebut hingga ketiganya merasakan kebahagian tersendiri dimana celana mereka tiba-tiba mengembang, air liurnya bercucuran.
melihat tingkah anaknya ajonpun tergeleng kepala dan menutupi mut-mulut mereka yang sedang di basahi air liur, dan memukuli kepala mereka yang semakin lama menarik perhatian orang karena celana mereka yang tiba-tiba mengembang.

Ryro, aukry dan sryrapun terkejut dan ajonpun mengajak mereka untuk mencari pengingapan. Di dalam kamar ajonpun menasehati meraka supaya tidak macam-macam. Tapi ke tiga anaknya bertanya akan kecantikan gadis-gadis tersebut. Ajonpun bercerita pada mereka tentang ibunya yang lebih cantik dari gadis-gadis tersebut yang selalu di perebutkan banyak laki-laki dari penjuru bumi.

LANGKAH YANG HAUS

Seperti halnya dengan pesta kerajaan, semua pertunjukan dan pertandingan di adakan di istana, yang di ikutu seluruh rakyat  dan semua putra& putri yang berusia 17 tahun ke atas yang memiliki kemampuan yang pantas di pertunjukkan dan siap melayani kerajaan. Dan Malam itu yang menjelma menjadi pagi, Ryro, aukry, sryra pergi berjalan-jalan menikmati kemegahan istana tersebut , hinga mereka bertiga terpencar mengikuti hal yang mereka kagumi.
Ryro tersenyum saat melihat bohainya seorang wanita yang sedang melintas di depanya, hingga ia terus memandangi bokong wanita tersebut dan terus mengikutinya hingga tiba di arena pertunjukan, tapi ryro belum menyadari dirinya yang sedang berada di arena.
Aukrypun tersesat, sehingga ia terpesona akan kecantikan wanita-wanita yang melintasinya bahkan ia mengikuti rombongan dayang-dayang istana tersebut yang akan menari di pentas istana. Begitu hal juga sryra ia mengikut kenikmatan pandaganya, ia mengikuti gadis yang begitu mulus bodinya dan bentuk tubuhnya bagaikan biola yang membawanya pada pertunjukan otot binaragawan.
Tiba-tiba merekapun terkejut saat giliran mereka di depan, mereka tiba-tiba tercengan, dan wasit menyuruh mereka untuk melakukan aktraksinya, ryro mengikuti pertandingan memanah, tiba-tiba ia memakai panah tapi anak panahnya tak bisa di luruskan, ia bahkan di tertawai oleh para penonton.
BERSAMBUNGGGG

Posting Komentar

 
Top