0
hikmat puisi cinta
CINTAKU HILANG DI KANTONG




         Terkadang waktu tak selalu berjalan seperti mana mestinya mengikuti mentari di setiap detak  hentak jantungnya, seperti halnya yang terjadi saat ini, di saat aku melepaskan hentakan nadi pertamaku di pagi ini.
dak dik dak dik…  inilah nada yang selalu tergenang di benakku,  yang selalu kupacu sebelum terbitnya penguasa pagi bersama sentuhan kakiku. didalam nada sentuhanya!  selalu kucoba  memejamkan  mata  berharap  dapat temukan belaian  sentuhan angin pagi, yang selalu memberiku  tangga nada yang baru.
Wussss sssss inilah hempasan angin pagi yang pertama  menghantam senyum kecilku, di saat senyum pertama, terlepas menyapa  mentari  yang baru terbangun dalam tidurnya. aku semakin terbuai dan terlena dalam sentuhan itu, seakan semakin dalam.....dan semakin dalam kurasakan keterjatuhan diriku dalam belaiannya.  sehingga semakin kurasakan ada yang berbeda di dalam sentuhan angin pagi yang selalau menemaniku, dengan  sentuhan angin yang menghampasku di detik ini.
 “mmmmmmm ini memanglah berbeda, ujarku dalam hati” hingga  kedua kelopak bola mataku terbuka  dan menyusurinya, tetapi tidak aku temukan perbedaan itu, sehingga imajinasiku aku lepaskan bersama aliran aingin yang mungkin dapat temukan penyentuh hati  yang mengejutkan itu.
Beberapa menit kemudian hempasan belaian itupun datang kembali  membelaiku ,yang membuat seluruh tubuhku seakan sedang memeluknya, dan bisikku
“waooooooo ini memang sungguh terasa berbada …tapi ini bukanlah angin pagi , tapi hempasan rambut pagi yang sedang terurai  mencari nafas kebugaranya.
Tiba-tiba akupun berhenti ,  menarik nafas dengan berlahan, berharap sentuhan itu dapat kumiliki. akupun segera kembali bergegas mengejarnya, tapi begitu cepatnya nafasku tidak mau memberi semangat untukku,  sehingga aku harus tertunduk terngah-ngah  menarik nafas dengan berlahan-lahan.
 helaian angin itupun kembali datang menghampiriku disaat semua nadiku siap untuk berpacu dalam nadanya, dan tak ingin terlepas lagi, aku pacu denyut nadi jantungku dan bergebas melepaskan padanganku untuknya.
ohhhh ternyata dia......Mmmmm ini bukanlah masalah..!!!!  tapi keteganganlah yang akan datang menemaniku di pagi ini…
Mmmm hayyy……..ujarku dengan senyum kecilku
Dia pun kembali melemparkan senyumnya, tapi tak sehelai katapun keluar menemani senyum   yang manis itu. Akupun  terdiam….. membisu.
 “Apakah hanya ini……???” dengan raut wajah binggung.
 Anehhhhh......bingung aku...
Ahhhhhh masabodo.... akupun kembali menyapanya
Hayyyy… mmmmhayyyy…Iapun tersenyum kembali sambil menoleh ke arahku, tanpa melepaskan tutur kata lagi, membuat jantungku tiba-tiba berdetak kencang dan memerah pipihku.
“Huhhhhh” aku lepaskan nafasku dengan sepenuhnya, berharap dapat menghilangkan ke grogian yang mengengam tubuhku.
mmmmmm hayyyy…hay.... dengan melambaikan tangan kedepanya.
Hayyy juga… …. Sautnya..sambil tersenyum
Ternyata iapun melepaskan tuturkatanya, tapi ...tiba-tiba aku jadi bingung karna tidak tau harus berkata apa. rasanya, aku sedang berada di kutup utara.
Keanggunanya, kelembutanya, senyum manisnya, membuat aku mampu membungkam kebekuan di dalam hatiku, yaitu bertanya selayaknya seperti yang di lakukan sensus penduduk, lucu bukan.....
Kebahagian yang tersembunyi
Detak waktu yang terus berputar, yang mengikuti seluruh gundah rindu di hatiku, seakan semua terasa sulit untuk berlalu, terbelenggu dan tersenyum sendiri, tertawa seakan seakan semua terasa sempurna, wahana ini semakin membuatku cepat memutar jam yang berbunyi.
Apa yang harus aku katakan??? Jika senyumnya selalu ada di dalam khayalku, dan apa yang harus aku perbuat  jika aromanya masih kumiliki didalam dompetku. Semuanya tak masuk akal, seoalah aku dan dia hanya ada dalam lukisan saja
                Helaian, sentuhan,  yang menjadi penyejuk bagi seluruh senyumku kini bukanlah kesusahan mendapatkan senyumnya lagi… tpi bagaimana aku bisa membawa senyum itu mengelilingi  dan menikmati indahnya bulan dan bintang di malam minggu nanti….
Aku bingung harus berbuat apa, semua bahkan tak aku miliki, motor kaga punya, hp kaga punya juga, bahkan uang pun cuman 10 ja, gimana jadinya....???, ternyata semua datang begitu saja di benakkku
Sebagai sahabat yang baik bagi satu kos, akupun menyediakan minum bagi retno,  diapun merasa kaget atas kebaikan aku, di sempat memlototiku dengan kagum hingga di berkata kepadaku “ wehhh gini dong baru namanya teman” semua terasa perfek bukan. Dia tidak tau bahwa beli gula sama bubuh teh itu duitnya aku ambillll...hmmmmm.
Akupun berusaha semakin mengambil hati teman ku, yakni sambil mengusutin punggunya, dan berakhir aku dapat meminjam hpnya, perfek bukan....
Napa kmu  senyum, senyam (ujar reno teman satu kos)
“emang kenapa aku,???
“Kamu senyyam senyum ke orang gila tau....”
“yeee itumah biasa...macam kaga tau aja..
“weee kamu  mah demam,
“masasih aku lagi dema (sambil memegang-megang kepalanya)
“ iya panas.. tu panas kali...tapi kayaknya lebih panas pantat aku. Hehe(sambil berlari ke kamar)
“hehe....biarin aja demam yang penting, ni hp a pake sampe puas...

                                         senyum kecil yang sebatas hanya angan
Hari jum’atpun tiba  … seperti biasa aku selalu berbagi puisi bagi mereka yang selalu menemaniku… terutama dan yang pertama  akan kubuatkan yang terindah hanya padanya…dia si penggoda penahku” dan itulah  gelar yang aku berikan untukknya… manis bukan..???

Sebuah belaian  terlepas dari tutur lembut manis senyummu
membawaku dalam keheningan di tengah keramaian
Seakan, semuanya telah terjadi dan sedang terjadi bersamaku
Menyambut senyum mentarai di pagi hari
                seribu detak jantung semakin mengguncang tubuhku
membuat seluruh tubuhku berkeringat dingin kuyup
seakan hujan badai menghentamku
di saat dirimu mentapkun dengan senyuman manis itu



pagi inipun termulai dengan dengan senyu kecil yang menempel di wajahku, menyapa dan tersenyum kepada setiap teman yang ku pandang, dan semuapun terheran kepadaku, mempertanyakanku akan ketidak stabilan aurahku.
Semua menjadi mudah dan indah di saat semua bebanku tersentuh dengan senyuman, hingga hari itupun cepat berlalu dan menjelma menjadi malam, dan takkunjung lelah akupun mencari kesibukan bisikan malamku yang selalu mencari penggoda penaku.
Kestabilan dalam diriku ku coban untuk menggangunya di malam ini berharap aku dapat bertemu denganya,  walau hanya sekilas kedip saja. Dan ternyata Si penggoda penakupun membalasnya, bahkan ia bercerita tetang kebosan yang mencekam malamnya dan tanpa ku sadari ia telah melemparkan sejuta impianpun kedalam khayalanku.
Akupun berusaha menyempurnakan waktu yang telah menemaninya akan tetapi itu tidak cukup baginya, ia berharap waktu malamnya terhiasi bagi piring dan sendok yang selalu ada penghias lambungnya.
Akupun berbisik dalam hati “apa yang harus aku perbuat...??? dan akupun berusaha untuk datang menemaninya, dengan terasa berat 10 ton untuk mengucapknya, dan ia merespon kedatanganku.
Aduhhhhhh bagaimana ini. padaha inilah waktu yang tepat untuk bisa mengajak dia...bagaimana ini???? kreta kaga ada!!, duit tinggal 5.000 ribu, mau minjam kretak kawan! ngisi bensin kurang ni duit, aduhhhh siapa yang bisa bantuinyaa ??? pusing..pusing jadinya....dan akupun berusaha membangunkan reno
“Ren.....renoo....bangun donk...”
“akhhhh apaan sih reee, gangu orang tidur aja..
“Nooo......minjam duit donk???
“Ya ampun, uang makan aku aja belum aku bayar, palagi menjamin kamu duit, emang kamu mau kemana???
“aduhhhh nooo, jangan  gagal ni...”
“gagal paan, heran aku , awas..awas...kamu gangu orang lagi tidur, padahal aku lagi mimpi enak ni.
“ya elaaa, mimpi enak trus, awas lho tambah kurus.
“terserah ketimbang lho, ke orang gila, senyum-senyum kaga jelas, minta duit kaga jelas. Minta tu dari empo yeni.
“aduh nooo, kamukan tau, utang aku, udah kaga muat lagi di tulis dibukunya...no... aku mau jumpai cewe kemarin, dan skarang ngjak ketemuan..
“apaaaaaaaa...????
“diam aja lho, kaga usah sok kaget???
“jadi,..jadi....pulsa aku habis, kamu yang makein....kurang ajar...
Renopun memukuli aku dengan bantal, dan aku berusaha menjelaskanya, akan tetapi di tetap saja marah-marah, hingga akhirnya ia!
“nooo......tunggu dulu ,nooooo, Nooooo tunggu dulu biar a jelasin...
“pa lagi yang mau kau jelasin ree, dah jelaskan kamu yang menghabiskanya.  heran aku, kemarin aku maunelpon kekampung tiba-tiba pulsa aku di bilang lagi kere, pada hal baru di isi. Sini hp aku, balikin...balikin
“aduh no, pelit banget sih lho??
“pelat..pelit, sini( renopun mencek pulsanya ternyata pulsanya tingal lima ratus rupiah)
Tiba-tiba reno berteriak kuat dan kembali memukuliku
“ampun...ampun noooo
Aku dan renopun terus kejar-kejaran hingga satu sama lain kelelahan. 5 menit….. 20 menitttpun telah berlalu….aku hanya tegeletak lelah di tempa tidurku, memikirkan bagaimana bisah nyampe ke sana,,,
bagaimana ini???? Cinta datang, hutangpun namba....
Renopun tiba-tiba menyiram anre...anrepun berterik-teriak..hujan....hujan....
Haha..hahaha gila lho reee
“ah kamu nooo, tolongin Que no!!!!
“tolongin buat apa reee, nyadar lho ree. apa...apa kaga punya, mendingan aku masih mau kasih minjam hp, gima kalau kaga que kasih.
 “jadi bagaimana ini noo???motor tidak punya.
jangankan motor, Kaca spionya aja kagapunya kamu re
Aduhhh kere banget que ……
“ dah lah re.. blang aja alasan lho lagi hujan di sini
“kaga da hujan lho no,....
“ya ela... ni hujan grimis-grimis
“apa hujannn (terkejut keduaduanya)
hujannn….o o o o hujan .
“ya udah berdoa ajalah, dasar kaga punya modal, dah tau kaga punya modal, maih berani-beraninya dekatin cewe, heran que, tampang aja yang ada
… datangkau hujannn…datang kau hujan....tolonglah datang hujannnn… Aduhh Tuhan tolong que… datangkan hujan detik ini dan kalau boleh sampai pagiiiii…juga tidak apa-apa..ya...ya..tiba-tiba hppun berbunyi Trililit...dering nada sms kembali berbunyi..
Abang sudah di mana… ???
Aduhhhh jantungku mau copot ini nooooooo, dia memanggil aku “abang” haaa....aduhh...aduh....sosuit banget..
“ya ela, sms lagi dipikirin, tupikirin jadi ngak pergi kesana
“aduhhh tapi Bagaimana ini no,”
 akupun tertuntuk lesu, ……. Si penggoda penahku memangiilku abang,,,waduhhhh senangnya tapiii bagaimana????????,,, datangkau hujannnn triakku skeras-kerasnyahujannnnnnnn..hujannnnn
Woiii kere suaramu “ balas teriakan tetangga”
Aduhhh bagaimana iniiii, anrepun terseot-seot masuk ke rumah”
“reee balas ni sms... saut reno.
“ini lgi nyari kunci kreta de... tdi  lupa menaruhnya di mana... bentarya...” balasku kembali
Bagaimana ini....akupun terduduk lesu tak berdaya seakan semua telah usai yang walaupun kenyataanya baru kenal aja.
“Huuuuuuu.........memalukan  kau re, baru kenal tapi tingkanya seolah sudah baru jadian

Tik…tik….tik…. ussssss…
Sejenak akupun terdiam mendengarkan suara itu..
Aaaaaa…. Hujannn….hujannnn….aaaaa apakah ini kau hujan...”dengan bergegas akupun keluar memastikanya..
Hujan...hujannn, benar ini kau hujan ... hore...hore..
“woiii....kere....suaramu, dasar  gila...” balas teriak tetangga lagi.,
Heheheh...akupun bergegas masuk keteras...
Trimakasih Tuhan…trimakasih…. Aduhhhh  hamper saja…,Trimakasih semuanya amannnn...amannoooo,aman...amon nooo.. sambil memeluk reno dan menciumnya yang datang ke teras rumah
“Aaaaaaaa”, renopun terpingsan
Ibu Tetanggapun yang tiba-tiba keluar melihatnya ikut pingsan
“nooo,napa lho no (sambil mengangkat reno ke rumah)
Akupun berusaha meyadarkan reno sambil membalaskan sms untuk si penggoda penaku
Mmmm de bagaimana ini hujan….???” Balas smsku kembali
Yaaaaa gmana donk… banggg?, abang sih kelamaan nyari kuncinya.
Abang trobosjalayah hujanya…”(sokku dalam hati)
“abang ternyata  benar-benar mau datangnya! Aku pikir cuman main-main ja…. Ya udahlah, que juga lagi bete.  kalau kaga keberatan trobos jalah bang. ade tunggu ya bang…
Akupun tercengang memperhatikan sms itu
“aaaaaaa, mampuslah aku nooo “ sambil memeluk reno
Reno yang seolah sadar tiba-tiba pingsan lagi
Ahhhhh jangan….. aduhhh stresss… a piker dia akan nolak …
Aduhhhhhh….aduhhhhh…bodoh..bodohhhhhhhh(sambil memukuli kepala) dan kembali membalas sms si penggoda penaku
Mmmm tpi de mantel abang kaga ada…??? Bagaimana ini… kalau tidak abang buka baju aja dan nyampe di sana abang pake baju lgi gimana…???
“Aaaaaa....Aduhhh abang susuit kali…. Jaganlah bang, ntar abang sakit… ngak kenapa-npa ko… lain kali ja abang datang jemput aku…yaaa,,, lagian ntar di kirain orang abang orang gila.”
Ooo sedih deh jadinya… kga jdi jumpa ama kamu lgi ..tpi tidak apapalah….biar rasa kangen aku makin besar…hehehe”
“hmmmmm “ udahnya yah bang mat bobo ja. Balasnya
“iya adeku, mat bobo juga, jagan di mimpikan aku ya, hehehe”

Yes…yes…yes…yes…berhasil….
Cerita ipun berung kembali, ia mengajakku dan aku sok anggkuh akan ada dalam harinya, dan hingga akhirnya ai melenyapkanku dan bisik tanyanya.
1 minggu kemudian aku berhasil lagi, menarik perhatian wanita akan tetapi dengan tekatnya yang kuat ia menemukanku di pekerjaan guramku, hingga ia harus pergi dengan kesombongan. hari demi hari akupun tersadari, bahwa kehidupanku haruslah ketempu sebelum hatiku memuja penggoda penaku  yaitu memahami dan mengerti makna kehidupan kelak yang akan aku jalani



Cinta seolah mebobol kantong
Yang sudah kosong
angkasa
Angkasa bukanlah milikku
Tapi surat kuasa angkasa bisah ku berikan padamu
Karna pemiliknya adalah aku
                Angkasa adalah pengoda mataku
                Tapi angkasa tidak bisa mengoda hatiku
                Karna angkasa tidak memiliki senyum seindah senyummu
tanya
Tanya bukanlah milikku seorang
Tapi Tanya bisa kuberi padamu
Karna Tanya bisa membuat kamu mengetahui seluruh isi hatiku
Dan tanpa tanyamu aku bukanlah siapa-siapa yang berarti untukmu

Itulah sms dan kata serapan pembuka pagi untuknya, manis bukan...!!!
Aku melangkah menyusuri jalan merasakan pesona awan dan belaian angin yang memuja seluruh tubuhku, memperlihatkan seolah semua sempurna tapi apa yang harus aku lakukan saat ini karna aku sedang mencari barang-barang bekas di pinggir jalan. Sebelum aku temukan tumpukan itu, ternyata aromanya telah menemui hatiku, dan akupun duduk di bawah pohon menanti aroma itu.
Ternyata dia lebih anggun dari apa yang aku bayangkan dan lebih sempurna dari apa yang pernah aku lihat dan akun terus memperhatikanya, sambil cari cara untuk mengenalnya, dan akupun berhasil dapat mengenal dan plus-plus no hpnya and namanya zerah....
Hmmm kalau cara untuk mengenal perempuan bagiku itu sangat sederhana tepi yang  sangat sulit bagiku adalah mengajaknya kencan karna dengan modal seprti ini bagaimana mungkin aku bisa membuatnya terpesona akan romaticnya cinta. Tapi itu bukanlah apa-apa karna aku orang yang pantang menyerah akan cinta.
Seperti biasa yang menjadi korban kerugian bagiku adalah sahabatku reno yang senantiasa memarahiku dan menemaniku ke egoisanku. Dia sahabat yang terbaik bagiku.
Suatu hari zerah mengajakku untuk jalan-jalan, dan akupun tak kuasa untuk menahanya dengan semua perlengkapan reno pinjamkan  dan reno berharap padaku, aku dapat menemukan makna kehidupan yang sebenarnya, tapi itu bagi angin lalu saja bagiku karna yang aku rasakan saat ini dalah hatiku sedang berbunga-bunga, mulai dari celana, baju, jam tangan, dan sepatu semuaya ai rela membantunya untuku ku, dan satulagi cinta datang hutangpun numpuk untuk ibu kost.
Akupun menemui zarah di satu tempat yang ia sudah tentukan, saat tiba di sana, aku terkejut melihat kemegahan dan keindahan tempat itu, hingga membuatku untuk melirik kantongku, tapi rasa itu sekejap saja hilang saat aku lihat ia datang menemuiku dan mengundangku untuk masuk.
Pesan demi pesananpun datang kemejaku, mulai dari makanan yang lezat-lezat dan minuman jus bahkan dengan minuman yang bersoda, dan keadaang yang romatis yang diiringi musik semua terasa sempurna saat itu di hidupku .
Semua makanan itu kami nikmati bersama-sama dengan janda tawa, dan saat detik itu aku naik ke atas pentas dan menyayikan 1 lagu untuknya dan di akhir lagu akupun mendekatinya, memegang tanganya dan megucapkan “ i love you” semua orangpun bertepuk tangan melihat kami dan mengatakan terima-terima. Tapi tiba-tiba seorang lelaki datang menyenggolku, yang membuatku terjatuh ke kolom renang dan basah kuyub, zarah sempat memarahinya tapi 5 kata terakhir mereka jadi akrab, dan akupun naik dari kolam itu dan mengajak zarah untuk pulang, setelah tiba di depan kasirpun menagih biaja mejaki kami dengan biaya Rp. 1.500.000. akupun terkejut dan menyuruh zarah menunggu di depan, aku mengeluarkan uang yang ada di dalam sakuku yang berjumlah hanya 150.000. aku mulai kebingungan dan seluruh kantong celanaku aku keluarkan berharap dapat menemukan uang tambahan. Ternyata tidak semua telah kosong, bahkan zerahpun tiba-tiba datang karena kelamahan, ia melihat keadaan tersebut membuatnya terdiam, tapi tiba-tiba lelaki yang menyenggolku datang dan mengajak zarah kembali untuk bergabung ke kafe tersebut.
Akupun tidak bisa berkata apa-apa karna sedikitpun jarah tidak menoleh ke belakang lagi, mereka langsung akrab dan duduk berdua, dan manejer cafepun datang dia megajukan pekerjaan untukku  untuk mebayar hutangku dengan membersihkan pirirng dan merapikan meja-meja yang berantakan yang ada di taman tersebut.
Seketika hatiku menangis, tapi saat itu aku tidak bisa berbuat apa-apa, akupun harus membersihkan meja-meja tempatku bersenang-senang dan meja-meja lain, dan semua orang yang mengagumiku dari tadi kini menyorakiku bahkan zarahpun tersenyum lepas melihatku.
Hingga larut malam aku masih bekerja membersihkan cafe tersebut, yang mebuat sahabatku reno datang menemuiki dan membantuku menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dan kamipun pulang berjalan kaki, aku bercerita semua kepadanya tentang kejadian yang menimpahku. Hingga bunyi klekson mobil menghampiri kami, ternyata di dalamnya ada zarah dan lelaki pembuat onar tersebut mereka sedang tertawa bersama-sama.
Alangkah indahnya jika semua terasa sempurna datang menghampirimu sepanjang hari… tapi hidup tidak ada yang sempurna yang ada hanya kesalahan yang lebih baik untuk berubah menjadi serupa dengan kesempurnaan (“hidup adalah belajar dan terus belajar hingga kesudahanya”)
Dalam kesibukan Keseharianku semua seakan suram tampa puisi dan music menghadiriku, karna setiap langkahku dan sentuhan tanganku slalu membawa nada dalam jiwaku…karna pekerjaanku adalah pengoda imajinasiku.
Sering ku merasakan jatuh cinta, bukan hanya itu bahkan di cintai beberapa gadis, akan tetapi aku tersadarkan diri akan keadaan yang sedang aku rasakan, yang seperti bintang menyinari tapi tidak dapat memiliki. dan pernah aku coba untuk jujur pada mereka yang sedang ku jatuh cintai, tapi apalah daya semua terasa jauh berbeda dari harapan, semua jauh dan lenyap begitu saja. Dan kini aku melakukan semuanya tanpa harus memikirkan cinta dan akupun berusaha untuk masuk kulia dengan modal neka-nekatan dan tambahan pekerjaan sebagi penulis. Mungkin inilah kebiasaanku atau harapanku kelak menjadi lebih berarti tanpa harus memandang dan memahi lebih, dalam orang banyak melangkah dan terus maju memandang kedepan.
kesibukan sentuhan tanganku setiap hari yang seakan membuatku terdiam.. tpi???? Aku bisah berbuat apa….???? Hanya Karna manusia bisa melakukan segala hal. tpi tidak sempurna jika itu tidak bakatnya
Aku coba menikmatinya walau seakan menjenuhkan……. Karna inilah jalan cerita hidup…menjalani jalan cerita yang di depan mata… rencana bisalah rencana tapi rencana adalah jalan yang masih kunang-kunang yg tidak bisah di lihat  mata secara mutlak.
Hari inipun aku putuskan untuk pekerjaan bengkelku dan mefokuskan ku berkerja sebagai penulis yang walaupun penghasilanya terkadang tidak menentu. tapi inilah yang harus ku perbuat untuk tempatku berteduh saat ini karna tampa ini , aku bukanlah siapa-siapa dan berani berdiri saat ini….
Permisi,,bapak/ibu…..
Pgi/siang…..
Hanya itulah kata hidangan bgi mereka yg selalu aku jumpai…. Simple bukan…????
Tapi hari ini terasa berbeda, semua jauh dari harapan dan kebiasaan…….
Waktu yang begituh angkuh selalu bergegas dengan penuh sesukanya…membuatku harus selalu berlari bersamanya
Di pagi inipun aku berangkat dengan sepedaku  dengan penuh hati-hati dan berlahan karna saat ini aku menuju sebauh taman untuk menyelesaikan novelku yang sedang aku buat
 Di saat aku ingin menghayalkan lebih tentang novelku sesuatu datang menghantamku begitu keras datangnya dari belakang membuatku terlempar jauh…aku terbangun melihat semuanya seaakan aneh…. Bahkan semua orang terasa membisu berbicara padaku, wajah merekapun berubah-ubah yang terkedang seperti tidak mempunyai bentuk dan aku hanya bisa berkata “apa…apa….” Tapi aku tidak tau mereka mendengarku atau tidak…
Ahhhhhhhhhhhh tiba-tiba akupun merasakan pusing yang sangat mendalam…semuan menjadi buyar dan padam.
Saatku terbangun semuanya masih terasa gelap gulita, yang membuat aku berpikir untuk  menghidupkan lampu yang ada di sekitarku…
Di saat aku terbangun aku sedang di tempat kosku , yang sedang di temani sahabatku, lagi-lagi sahabatku membantuku,  dan tidak sampai di situ masalah lagi datang di hadapanku yaitu lebtop yang di percayakan bosku kepadaku kini lenyap entah kemana. Dan akupun di pecat dai pekerjaan itu.
1 minggu  kemudian lagi-lagi sahabatku membantuku dengan menunjukkan lowongan pekerjaan untukku, yaitu sebagai penulis juga. dan segenap jiwa aku menjaga pekerjaanku tersebut dan melanjutkan cerita novel yang telah aku perbuat dan menyerahkanya kepada pemimpin redaksi kantor kami, hingga novel itu terkenal melambung tinggi, bahkan menjadi novel terlaris saat itu yang membawa namaku melambung tinggi.


Karya : The Jembrong

Posting Komentar

 
Top